Hasil satu poin yang diraih Sriwijaya FC di
markas Persiba Balikpapan (0-0), Jumat (6/5/2016) harus dibayar mahal
dengan cederanya pemain sayap andalan, Muhammad Ridwan.
Ridwan ditarik pada awal babak pertama karena mengalami cedera.
Berdasarkan pemeriksaan awal, mantan pemain PSIS Semarang itu tidak
mengalami cedera serius. Fisioterapis SFC, Sigit Pramudya mengatakan,
otot paha kiri Ridwan tertarik.
"Ridwan harus istirahat dulu. Banyak faktor yang menyebabkan dia
cedera, salah satunya kondisi lapangan Stadion Parikesit yang tidak
ideal, maka kami memutuskan untuk mengistirahatkan dia," ujar Sigit.
Ridwan juga mengakui bagian di sisi lapangan stadion yang sedikit
bergelombang dan mengganggu pergerakannya saat menggiring bola.
“Sebenarnya tidak terlalu parah tapi tim medis memutuskan saya istirahat
untuk menghindari cedera yang lebih serius. Memang agak nyeri jadi
harus terapi dan mengikuti saran tim medis," katanya.
Tim medis Sriwijaya FC langsung melakukan penanganan cedera M.
Ridwan dengan memberikan terapi. Jeda satu pekan dalam ajang Torabika
Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo dirasa cukup untuk
memulihkan kondisi Ridwan.
"Setelah terapi, saya kira kondisi Ridwan bisa cepat pulih dan bisa
dimainkan pada laga berikutnya melawan Madura United," tegas Sigit.
Pemain Sriwijaya FC mendapat waktu pemulihan cukup lama. Setelah
menjalani laga tandang di Balikpapan, mereka baru bertanding pada pekan
ketiga, Minggu (15/5/2016) di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang.
"Waktu untuk pemulihan sangat ideal, jadi kami bisa memulihkan fisik semua pemain dan mengatasi pemain yang cedera," lanjutnya.
Lawatan Sriwijaya FC dalam
pekan pertama dan kedua sebenarnya bisa dibilang cukup sukses. Mereka
meraih dua angka meski menghadapi pertandingan berat. Sebelum menahan
Persiba 0-0, Sriwijaya FC dapat satu poin dari kandang Persib Bandung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar